Modernitas Cinta


Siapapun pribadi yang terilhami cahaya cinta, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang hangat bersahabat, bersemangat dan penyemangat, mudah tersentuh hatinya oleh kesedihan orang di sekitarnya, mudah bahagia karena melihat yang lain bahagia, tak repot soal materi dan jasa karena begitu ringan tangannya, ia juga mampu melihat ketidak adilan dan segala bentuk kedzaliman.
Sempurna sekali pribadi seperti ini, sesempurna CINTA itusendiri, putih dan suci.

Era yang semakin sofiticated, serba Hi-Tech, semakin praktis dan pragmatis, agaknya akan dan sedang memalingkan banyak manusia pada sumber-sumber kebahagiaan sejati termasuk cinta. Karena terlena materi, kemudahan, kemewahan dan kemodernan.
Karena bayang materi orang beranggap ssemu bisa dibeli termasuk cinta, karena kemudahan komunikasi orang semakin berharap mudah berhubungan dengan Siapa saja yang diinginkan, karena kilau kemewahan dan kemodernan orang beranggap itulah sumber kebahagiaan dalam kehidupan.
Tuhan Masih bemurah hati kepada ciptaanNya, dengan tak biarkan semua manusia terlena oleh arus kilau kemodernan cinta.
********
Wajar jika seorang mahasiswi berbicara dengan begitu rama, dan hangat dengan seorang dosen yang baru ia kenal. Mengingat suhu akademik tidak terlalu berbeda antar keduanya. Satu waktu untuk pertama kalinya bertemu dan berbincang antara keduanya, diskusi pun sangat renyah mengalir sepanjang jalan jogja – sragen. Sang mahasiswi pun tetap menjaga etika sepanjang perbicangan. Tiba-tiba, sang dosen meminta no hp si mahasiswi ini dengan alasan ingin berdiskusi lebih lanjut dengannya di lain waktu. Demi menjaga perasaan dan menghargai niat baik dr alasan yg disampaikan, si mahasiswi tak keberatan memberikan no hp nya. Diakhir pertemuan itu si mahasiswi mengucapkan

‘senang bertemu dengan bapak’ dengan ramahnya
‘sya juga, ada orang sudah malam gini masih bisa ceria bicara’

*(perjalnan malam ini ceritanya)

Satu bulan ke depan setelah pertemuan itu, si mahasiswi menerima sms seperti ini, (nama bukn sebenarnya)

‘ana, saya sedang di jogja. Kita Bisa ketemu?. Saya bawa mobil, jadi kamu tinggal bilang dimana saya bisa jemput trus kita ngobrol di satu tempat’

‘untuk kepentingan apa dulu pak, ketemunya?’ balas si mahasiswi dg agak kesal di hatinya krna waktu itu adalah bulan suci ramadhan

‘melanjutkan diskusi kita yg dulu’

‘saya tidak keberatan soal melanjutkan diskusi, tetapi saya kurang berkenan jika bapak harus menjemput saya. Kedua, kalopun saya bisa, saya ingin bertemunya di perpustakaan pusat di kampus saya’

Bla…bla…
*******

Era jejaring sosial yang kian meraja, cinta pun ikut modern dibuatnya. Setiap orang akan begitu mudah menemukan tambatan hatinya hanya cukup dengan melihat profil dan aktifitasnya di akun jejaring sosialnya. Hubungan emosional sangat mudah terjalin dengan semakin menyatukan banyak kesamaan yang dimiliki keduanya. Sangat modern dan mudah, tapi ingat ada sisi ‘semu’ dari dunia jejaring sosial.

Bertemunya kesamaan hobi, kesamaan misi dan prinsip hidup, dan kesamaan-kesamaan lain, dan sinyal-sinyal lain yang sefrekuensi, sangat lembut menghembuskan rasa di hati, begitu lembutnya sampai terkadang manusia tak sadar tiba-tiba sudah berada pada titik hubungan yang akrab secara emosional, meski tidak secara fisik bertemu secara langsung.

Dunia maya begitu mudah menghubungkan emosional satu individu dengan individu lainnya. Manusia banyak yang tidak tersdar karena dunia maya seolah membebaskan manusia dari super ego berupa norma-norma sosial yang selama ini mengontrol sikap dan perilaku nya sesuai yang diharapkan masyarakat selama ini, karena ada kebutuhan untuk selalu di terima baik di tengah masyarakat. Tetapi dunia maya, mampu melindungi manusia dari itu semua. Disanalah titik-titik kemodernan cinta tumbuh bersemi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s